Perikanan Jateng Masih Potensial Dikembangkan

image

Untuk potensi perikanan tangkap di laut, peluang pengembangan cukup besar karena laut utara Jateng kaya ikan pelagis kecil dan demersal, seperti ikan cucut, pari dan bawal dengan potensi penangkapan sebesar 847.500 ton per tahun. Sedang di laut selatan, pengembangannya terbuka lebar karena tersedia udang-udangan dan ikan pelagis besar seperti tuna dan hiu dengan potensi sebesar 666.240 ton per tahun.

Peluang pengembangan perikanan tangkap laut di Jateng juga didukung oleh adanya pelabuhan perikanan nusantara Pekalongan (PPNP), Pelabuhan perikanan Samudera Cilacap, 77 tempat pelelangan ikan/TPI (67 unit di pantai utara dan 10 unit di pantai selatan), dan 9 pelabuhan perikanan pantai (PPP). Juga terdapat 24 koperasi perikanan, yang telah berpredikat sebagai KUD Mina Inti (Pekalongan) dan KUD Mina Mandiri. Sedang perikanan tengkap di perairan umum, seperti waduk dan sungai memeliki potensi produksi ikan sebesar 22.000 ton lebih pertahun. Jenis ikan di perairan umum antara lain udang, gabus, nila, sepat, dan karper.

Untuk potensi perikanan budidaya, peluang pengembangannya di Jateng didukung oleh tersedianya lahan yang secara keseluruhan mencapai lebih dari 562.247 Ha dan iklim tropis yang mendukung kegiatan hampir sepanjang tahu. Potensi lahan budidaya terdiri atas lahan budi daya air payau (tambak seluas 40.000 Ha, kolam seluas 50.000 Ha, lahan budi daya perairan umum 41.000 Ha, lahan budidaya sawah berpengairan teknis seluas 190.000 Ha, dan lahan budi daya air laut seluas 290.000 Ha.

Beberapa jenis komoditas hasil budi daya air tawar antara lain lele, gurami, mas, patin, tawes, dan ikan hias; komoditas hasil budi daya air payau antara lain udang, kepiting, rajungan dan bandeng; sedang komoditas hasil budi daya air laut antara lain rumput laut, kerapu, kakap dan berbagai jenis kerang.

Pada tahun 2012, total produksi perikanan di Jateng mencapai 535.000 ton lebih, dengan nilai sebesar Rp. 4.751 milyar lebih. Usaha pemasaran hasil perikanan mencapai 55.139 unit, dengan usaha pengecer merupakan usaha yang jumlahnya terbanyak mencapai 34.688 unit, sedang usaha pengelohan ikan mencapai 8.854 unit usaha. Dari jumlah usaha pengolahan tersebut pengasapan ikan merupakan usaha yang paling banyak dikembangkan mencapai 2.727 unit usaha.

Guna mengembangkan potensi perikanan tangkap kegiatan yang dilakukan ole Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Jateng antara lain pengembangan infrastruktur di 9 PPP, pembinaan dan diversifikasi usaha nelayan, restrukturisasi dan modernisasi armada perikanan tangkap, pengadaan cold box bagi nelayan, dan optimalisasi penggunaan alat yang ramah lingkunga. Sedang pengembangan potensi perikanan budidaya dilakukan diantaranya melalui kegiatan pengembangan minapolitan, rehabilitasi saluran irigasi tambak dan kolam, pengembangan kemampuan sumber daya pembudi daya ikan, pengembangan kemitraan dengan lembaga keuangan untuk penguatan modal usaha, dan pengembangan penerapan teknolgi perikanan tepat guna.

Thu, 13 Jun 2013 @08:10

Copyright © 2020 MEDIA JATENG · All Rights Reserved